Titik Nadir

Di Antara Manis dan Pahit

Admin SMADJ | Rabu, 03 Mei 2017 - 13:38:26 WIB | dibaca: 224 pembaca



Oleh: Penyair Amatir

Kenyataan bisa saja pahit. Sepahit empedu. Bila apa yang kita damba, ternyata meleset. Lepas. Padahal sudah dibidik. Dikunci. Cekrek. Begitu pelatuk hendak ditarik, si burung terbang. Eh.

Namun, jika pahit saja bisa ada, manis tentu juga tentu ada. Kenyataan manis. Semanis senyuman Raisa, misalnya saja. Atau semanis gula import. Wah, kalau sudah begitu hidup serasa ingin nambah 1000 tahun.

Kenyataan pahit dan manis merupakan realitas. Sunatullah. Sebagai muslim, percaya kepada ketentuan Allah entah itu pahit atau manis merupakan kewajiban. Sebagaimana yang termaktub dalam rukun iman.

Jika karena gagal lolos snmptn, lalu kamu merasa menjadi pesakitan atau orang yang paling terpuruk di seantero jagad, tegakkan kepalamu. Bangunkan hatimu. Berprasangka buruk kepada sang Khaliq merupakan sifat tercela. Dilaknat. Sementara masa depan adalah misteri Ilahi. Maka, kewajiban kita berprasangka yang baik pada Sang Khaliq.

"Allah pasti menyiapkan rencana yang baik buat saya" harusnya begitu.

Sementara juga begitu, bagi yang lolos snmptn. Bersyukur wajib. Sombong jangan. Congkak apalagi. Perbanyak syukur. Tetap menginjak bumi. Rendah hati. Ini baru mula-mula. Jalan masih membentang dan hanya Dia yang mengetahui.

Pahit atapun manis, hidup akan terus mengalir sesuai ketetapanNya. Berputus asa atau euforia berlebih akan membuat waktu kita tersita. Mari kita rayakan kenyataan entah itu pahit ataupun manis dengan senantiasa mengingat namaNya.

Hidup masih koma, belum titik. Seyogyanya sudah berusaha maksimal namun hasil di luar ekspetasi, kita serahkan pada Tuhan. Mari senantiasa konsisten berprasangka baik padaNya. Bahwa takdir baik dan takdir buruk berasal dari Allah.

Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran. (QS: Al-Asar: 1-3) 
---
30/4/17
sepanjang taman

--

Gambar: https://1.bp.blogspot.com/-PE7rLpYlAo8/U_1epNW46sI/AAAAAAAAAM8/tdwDicEdp6c/s1600/Hikmah%2Bdi%2BBalik%2BKesulitan%2BHidup.jpg





Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)